Entry Meeting Audit Eksternal PT Jamkrida Banten

4 Des    Berita, Berita Slide  

Kamis, 03 Desember 2020 PT Jamkrida Banten melakukan Entry Meeting Audit KAP bertempat di ruang meeting PT Jamkrida Banten dengan dihadiri oleh Komisaris Independent, Direksi, Kepala divisi, SPI PT Jamkrida Banten dan Rekan Rekan Kantor Akuntan Publik Tri Bowo Yulianti,  Entry Meeting Audit tetap memperhatikan Protokol Kesehatan dengan tetap menggunakan masker pada saat rapat berlangsung.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 50 menit dengan menampilkan persentasi oleh ketua tim audit  diantaranya mengenai jadwal audit, mekanisme Audit dan Periode Audit.

Jamkrida Banten rutin melakukan audit oleh pihak KAP yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap tahunnya, audit keuangan yang dilakukan oleh KAP bertujuan untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan apakah laporan keuangan pada perusahaan mengacu pada prinsip akuntansi yang berlaku, atas penilaian tersebut akan  tercermin pada opini  audit.

Opini audit terbagi dalam 5 macam yaitu : (Sumber https://accurate.id/ekonomi-keuangan/mengenal-berbagai-opini-audit/)

  1. Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion), artinya laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
  2. Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion), artinya laporan keuangan dapat diandalkan tetapi masih ada beberapa masalah atau pos yang dikecualikan agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
  3. Modified Unqualified Opinion Atau Opini Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan, artunya Pada jenis opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan didasarkan pada suatu keadaan tertentu yang tidak berdampak langsung pada opini auditor. Penjelasan paragraf akan diberikan auditor berkaitan dengan situasi tertentu yang sebelumnya sudah disebutkan. Beberapa keadaan tersebut menjadi pemicu adanya modified unqualified opinion.
  4. Tidak Wajar (Adversed), artinya laporan keuangan tidak disajikan sesuai dengan standar akuntansi atau ada kesalahan material dalam laporan keuangan tersebut.
  5. tidak Memberikan Pendapatan (Disclaimer), artinya laporan keuangan memiliki kesalahan yang material dan manajemen membatasi lingkup pemeriksaan sehingga auditor tidak menemukan bukti yang cukup

Tujuan pemberian opini audit bagi perusahaan sebagai cerminan pelaksaan standar akuntansi dalam laporan keuangan dan opini audit menciptakan reputasi/image dari perusahaan agar reputasi perusahaan tetap terjaga  di mata public dan stakeholder.

By Septi Renzi Andam Dewi